oleh

Ayo Shalat Ied di Rumah Saja

-Daerah-158 views

YOGYAKARTA (Simpony) – Pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Agama, Instruksi Mendagri, Instruksi Gubernur dan Instruksi Walikota mengatur perayaan hari raya Idul Adha 1442 Hijriah yang jatuh pada hari Selasa (20 Juli 2021) mendatang.

“Jadi tidak ada takbir keliling. Takbir dilakukan dari rumah masing-masing atau secara daring melalui masjid saja. Tidak ada shalat Ied yang diselenggarakan di lapangan dan di masjid. Shalat Ied juga diselenggarakan di rumah masing-masing,” kata Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Minggu (18/7/2021).

Untuk penyembelihan hewan kurban, lanjut Heroe Poerwadi dilakukan mulai tanggal 21 hingga 23 Juli 202, dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat. “Dilakukan melalui penyembelihan hewan di RPH Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta atau bisa disalurkan melalui baznas, yang sudah bekerjasama dengan juru sembelih profesional dan halal,” imbuhnya.

Heroe Poerwadi menyebutkan, penyembelihan hewan kurban sendiri harus meminta ijin ke Kemantren masing-masing, dan harus memenuhi persyaratan prokes covid-19.

“Selain itu, untuk pembagian daging kurban tidak boleh dilakukan dengan melakukan pengumpulan orang. Tetapi dilakukan dengan membagikan dari rumah ke rumah,” katanya.

Bagi yang berkeinginan melakukan kurban di daerah lain, disarankan mengirimkan hewan kurban ke daerah tersebut, agar bisa dilakukan penyembelihan di daerah tujuan.

Heroe juga mengajak seluruh warga Kota Yogyakarta, agar ibadah dan kegiatan hari raya Idul Adha dijadikan sebagai sarana untuk terus berdoa agar semua umat manusia disiplin dalam menjalankan prokes covid-19. “Semuanya dijaga dan di selamatkan, dan kita berdoa agar virus covid ini bisa segera diangkat dari muka bumi,” tandasnya.

Oleh karena itu, kegiatan hari raya Idul Adha hendaknya dilakukan dengan mentaati ketentuan PPKM Darurat ini, salah satunya meniadakan kegiatan yang berpotensi terjadi berkumpulnya orang.

“Oleh karena itu dalam hari raya Idul Adha tahun ini, mari selenggarakan takbir dari rumah dan virtual di masjid. Kita lakukan shalat Ied bersama keluarga di rumah saja. Ayo shalat Ied di rumah saja. Mari kita semua saling mengingatkan dan menjaga keselamatan warga di sekitar kita semua,” ungkapnya.

Saat ini Satgas gabungan kemantren masih mengkondisikan agar semua mentaati ketentuan PPKM Darurat. “Saya mengucapkan terimakasih karena banyak masyarakat dan masjid yang sudah melaporkan bahwa tidak menyelenggarakan shalat Ied di masjid, dan takbir dilakukan secara virtual. Semoga ikhtiar kita membawa hasil yang baik,” tutupnya. (kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed