oleh

Desa Permata, Wujudkan Masyarakat Tertib Administrasi Kependudukan

-Daerah-58 views

TEMANGGUNG (Simpony) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan pencanangan Desa Permata (Perwujudan Masyarakat Tertib Administrasi Kependudukan) serta penyerahan 10 ribu dokumen kependudukan dan pencatatan sipil di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Senin (10/5/2021).

Pencanangan Desa Bulu sebagai Desa Permata ini merupakan desa percontohan untuk desa-desa yang lain, serta untuk mewujudkan masyarakat yang tertib administrasi kependudukan, karena data tersebut nantinya akan digunakan sebagai data yang faktual pada program-program pemerintah. Melalui program tersebut, mampu mengintegrasikan seluruh pemutakhiran data kependudukan melalui satu paket layanan.

Bupati Temanggung, HM Al Khadziq secara resmi mencanangkan Desa Permata dan secara langsung menyerahkan data kependudukan kepada perwakilan masyarakat Desa Bulu. Disamping itu, Bupati juga menempelkan stiker tanda Desa Permata di salah satu rumah warga.

Bupati menyampaikan, data kependudukan merupakan data yang faktual dan update, karena digunakan pada semua program pemerintah dan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), baik itu program terkait dengan kemiskinan, kesehatan, pendidikan dan program-program layanan kependudukan lainnya.

“Saat ini kita sedang ingin menuju kepada one big data kependudukan yang terintegrasi dan bisa dimanfaatkan secara digital atau online oleh berbagai keperluan. Tetapi one big data ini harus akurat dan valid, sehingga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil membuat validasi data yang paling cepat updatenya dan paling akurat,” ungkapnya.

Dia menambahkan, bahwa program tersebut melibatkan langsung dengan desa. Nantinya, update data bisa dilakukan secara real time oleh pihak desa dan langsung masuk ke server Dindukcapil, kemudian selama per tiga bulan sekali dilakukan validasi dan menjadi one big data yang bisa diakses oleh berbagai keperluan program pemerintah yang lain.

“Saya selaku Bupati Temanggung sangat menginginkan kedepan Temanggung menjadi kabupaten digital yang kemudian menjadi smart city yang semua programnya bisa lebih cepat, semua layanan masyarakat bisa diberikan lebih cepat dan akurat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dindukcapil Kabupaten Temanggung, Bagus Pinuntun mengungkapkan, untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik. Pihaknya akan terus berkolaborasi dengan semua pihak, serta melakukan jemput bola pelayanan adminduk. Selain itu, juga akan melaksanakan konsolidasi rutin setiap bulannya, sehingga bisa terwujud desa tertib adminduk.

“Insya Allah atas dukungan semua pihak, bapak Bupati, bapak Komisi A dan anggotanya, kalau ini menjadi Gerakan se-Kabupaten Temanggung, coverage data ini akan menjadi yang pertama. Karena data kita akan digunakan oleh OPD yang semuanya bersinergi dengan kita,” terang Bagus.

Lanjutnya, kepemilikan dokumen untuk masyarakat akan terlayani dengan mudah, karena sekarang untuk pelayanan ada ditingkat desa. Dia menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu datang ke Kantor Dindukcapil, biaya yang dikeluarkan pun bisa dipergunakan untuk yang lain, sehingga meringankan beban masyarakat. (kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed