oleh

Harga Cabai Tinggi, Sentra Pembibitan Ramai Diserbu Pembeli

MAGELANG (Simpony) – Harga cabai yang tinggi di berbagai daerah menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang bibit di wilayah Talun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Bahkan dalam musim hujan ini, permintaan bibit cabai di lereng Gunung Merapi selalu ramai pesanan.

Salah satu pemilik sentra pembibitan di sekitar pasar tradisional Talun, Harti mengungkapkan volume penjualan bibit meningkat, namun dengan harga yang masih sama.

“Pembeli untuk bibit cabai rawit sih ramai, harga bibitnya tidak naik. Mungkin karena harga cabai tinggi itu,” ujar Harti, Minggu (28/3/2021).

Harti mengatakan di era pandemi covid-19 ini, harga cabai jauh berbeda dari biasanya. Hal tersebut karena, petani yang menanam cabai hanya sedikit, sehingga membuat harga cabai melonjak tinggi, tetapi hal tersebut tidak berlaku sama pada harga bibit cabai. 

Menurut Harti, meski tidak ada pengaruh signifikan dari kenaikan harga cabai terhadap harga bibit saat ini, Harti mengaku tetap senang karena lapak pembibitan miliknya selalu ramai. Bahkan tidak sedikit pembeli berasal dari daerah lain seperti dari Kecamatan Pakis dan Srumbung.

“Kami menyediakan stok. Musim hujan permintaan bibit cabai dan bibit sayuran lain terus ada,” kata Harti.

Sentra pembibitan Mulyo milik Harti ini menawarkan beragam varietas bibit seperti cabai keriting, cabai setan, cabai teropong, dan HC. Dengan harga jual Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu per kotak yang berisi 400 bibit.

Harti menambahkan, membutuhkan waktu lama untuk proses penyemaian bibit. Karena itu biasanya para pedagang bibit akan melihat potensi empat bulan ke depan, termasuk perkembangan cuaca untuk menentukan jenis bibit yang sesuai.

“Bibit yang dipasarkan kini adalah hasil persemaian empat bulan yang lalu. Selain diperlukan pupuk kandang organik, dalam menyemai bibit juga dibutuhkan ketelatenan. Pekerjaan itu biasanya dilakukan oleh para perempuan ibu rumah tangga. Perawatan lain adalah antisipasi layu dengan penyemprotan air dan pengaturan suhu dalam ruang pembibitan,” jelasnya.

Sentra pembibitan di Kabupaten Magelang ini tersebar di lereng Gunung Merbabu, Andong, Sumbing dan Merbabu. Pada wilayah lereng gunung itu memang sentra penghasil pertanian sayur di Kabupaten Magelang. (*/kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed