oleh

Kampung Tompeyan Jadi KTB Rintisan

-Daerah-78 views

YOGYAKARTA (Simpony) – Kampung Tompeyan, Tegalrejo, Kota Yogyakarta menjadi Kampung Tangguh Bencana (KTB) rintisan. Salah satu bentuk kegiatan KTB adalah mengadakan simulasi bencana untuk kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana.

“Dengan adanya KTB ini diharapkan warga untuk saling bekerjasama dan memberikan kekuatan satu dan lainnya saat terjadi bencana,” ujar Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, saat hadir dalam kegiatan Simulasi Bencana KTB Rintisan Tompeyan di SDN Pingit, Tegalrejo, Minggu (11/4/2021).

Heroe mengatakan, sudah 118  KTB yang di bentuk di Kota Yogyakarta. Diharapan KTB Tompeyan di Kelurahan Tegalrejo dapat menjadi contoh bagi warga lainnya. Selain itu, setiap tahun ada dua kali klinik yang diperbaiki hingga peralatannya untuk memaksimalkan pelayanan jika ada korban saat terjadi musibah.

“Ini merupakan upaya kita semua terutama KTB  Yogyakarta untuk memaksimalkan apa yang sudah di pelajari dalam simulasi KTB ini,” terangnya.

Heroe menambahkan, semua komponen dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),TNI hingga Polri terlibat dalam simulasi tersebut. Pihaknya berharap, dengan simulasi KTB ini bisa menjadi kekuatan bersama.

”Kita mampu memiliki relawan yang punya kemampuan dalam menangani musibah. Sehingga masing-masing kampung bisa secara mandiri berjalan bersama-sama memberikan manfaat kepada kampungnya agar saling memberikan kekuatan satu dan lainnya,” jelasnya.

Sementara Ketua KTB Rintisan Tompeyan, Tri Martono menyampaikan, beberapa sudah dipersiapkan dalam menyambut simulasi bencana gempa yaitu logistik dan tenda untuk para korban serta simulasi terjadinya bencana. Dalam kegiatan tersebut dibantu oleh beberapa pihak seperti BPBD Kota Yogyakarta, PMI, dan warga sekitar.

”Kegiatan ini guna memberikan pengetahuan kepada warga dalam menyikapi kondisi jika terjadi bencana gempa atau bencana lainnya. Sehingga semua dapat bekerjasama dalam menangani musibah,” tutur Martono.

Martono menegaskan selain mempersiapkan simulasi KTB ini, diharapkan warga dapat cekatan termasuk menyediakan logistik. “Semoga dengan adanya KTB semua warga bisa bekerjasama dalam menanggapi adanya bencana,” tutupnya. (kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed