oleh

Kasus Covid-19 di DIY Terus Melonjak, Sultan Siapkan Opsi Penyekatan

-Daerah-110 views

YOGYAKARTA (Simpony) – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyiapkan opsi penyekatan apabila kasus Covid-19 di DIY terus meroket. Pilihan ini ditempuh guna mengurangi mobilitas masyarakat.

Sultan menyampaikan, kenaikan kasus Covid-19 terjadi hampir di semua daerah seperti Jawa Timur dan lainnya. Guna menekan kasus tersebut, satu-satunya cara adalah mengurangi mobilitas.

Salah satunya cara untuk menekan kasus tersebut adalah dengan mengurangi mobilitas. Selain itu upaya lain yang harus terus digerakkan yakni mematuhi protokol kesehatan.

“Semuanya naik, otomatis ikut naik, Jakarta, Surabaya naik semua. Mau apa? Ya, satu satunya cara mengurangi mobilitas masyarakat di luar harus menggunakan prokes sama masker itu jadi prinsip yang harus dilakukan,” tuturnya, Jumat (18/2/2022).

Sultan mengungkapkan, jika ingin mengurangi adalah dengan melakukan penyekatan di jalan, karena tidak ada pilihan lain, jika kasus Covid-19 ingin segera turun. Oleh sebab itu jika opsi penyekatan itu dipilih, maka sebaiknya masyarakat jangan mengeluh.

“Tidak ada pilihan, jadi nanti kalau (penyekatan) itu kita lakukan ya, masyarakat jangan mengeluh, ya kan. Karena dengan sekatan-sekatan yang ada itu harapannya mengurangi mobilitas masyarakat,” tegas Sultan.

Menurutnya, berdasarkan rapat evaluasi dengan Pemerintah Pusat pada hari Kamis (18/2/20220), DIY memiliki kecenderungan akan terus meningkat. Berbeda dengan DKI Jakarta yang saat ini sudah mulai menurun.

“Karena dari kecenderungan zoom (rapat dengan pusat) kemarin bahwa kita (DIY) akan tetap naik belum waktunya peak (sampai puncaknya), sedangkan yang lain, seperti Jakarta sudah turun, kita masih baru akan naik,” jelasnya.

Terkait pemberlakuan pembatasan tersebut, Sultan menggarisbawahi penyekatan dilakukan jika kasus Covid-19 terus melonjak.

“Ya nanti kalau memang tetep naik terus, ya saya sekat, tidak ada pilihan, untuk menekan mobilitas masyarakat,” tegasnya. (her/ega)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed