oleh

KBRI Wina adakan Sholat Ied Pertama Sejak Pandemi

-Nasional-67 views

WINA (Simpony) – Pada hari Selasa, tanggal 20 Juli 2021, untuk pertama kalinya sejak masa pandemi di awal tahun 2020, masyarakat muslim Indonesia di Austria dan Slovenia dapat kembali menjalankan ibadah sholat Idul Adha 1442 H secara berjamaah di halaman KBRI/PTRI Wina. Kegiatan beribadah tersebut berlangsung dengan lancar dan para jamaah memanjatkan rasa syukur serta turut mendoakan agar bangsa dan negara Indonesia dapat segera melewati masa pandemi ini.

Kegiatan sholat Idul Adha 1442 H ini diselenggarakan bersama oleh KBRI/PTRI Wina dan organisasi Warga Pengajian Austria (Wapena) dengan mematuhi protokol kesehatan serta peraturan setempat secara ketat. Ketentuan pemerintah Austria memungkinkan suatu kegiatan dapat berlangsung dengan maksimal 100 orang di area terbuka tanpa izin khusus.

Kegiatan sholat dibagi dalam dua kloter, pukul 07.30 dan 09.00, agar dapat mengakomodir sebanyak mungkin masyarakat muslim Indonesia di Austria dan Slovenia. Turut berjamaah dalam sholat Idul Adha Dr. Darmansjah Djumala, Dubes/Watap RI untuk Austria, Slovenia dan Organisasi Internasional di Wina, beserta keluarga, para staf KBRI/PTRI Wina, dan para WNI yang bekerja dan menuntut ilmu di wilayah kota Wina dan sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, para jamaah diwajibkan untuk melakukan pre-registrasi online, menunjukan bukti 3G (bukti telah vaksin, dites negatif atau telah pulih covid) sebelum memasuki area sholat, membawa sajadah pribadi, menjaga jarak, berwudhu sebelumnya di rumah, dan setiap saat mengenakan masker sesuai peraturan pemerintah Austria. Kegiatan sholat untuk masing-masing kloter berlangsung selama 30 menit, dan usai sholat para jamaah dipersilahkan untuk langsung meninggalkan area melalui jalur yang telah ditentukan dan mengambil makanan box (take away) yang telah disiapkan.

Sholat Idul Adha berjamaah diselenggarakan dengan pertimbangan kondisi pandemi dan kasus positif yang saat ini relatif terkendali. Pemerintah Austria pun telah memberlakukan kebijakan relaksasi sejak tanggal 1 Juli 2021, setelah sebelumnya Austria melakukan lockdown selama sekitar tiga bulan. Keadaan pandemi mengalami beberapa kali naik turun, Austria pertama kali melakukan lockdown pada bulan Maret 2020 selama hampir empat bulan, hingga saat ini masyarakat Austria telah mengalami paling tidak tiga kali masa lockdown.

Komunitas muslim di Austria melakukan ibadah sholat Idul Adha di berbagai masjid yang tersebar di berbagai kota dengan mematuhi peraturan protokol kesehatan. Kegiatan Idul Adha di Austria pada umumnya berbeda dengan di Indonesia, dimana pemotongan hewan kurban hanya dilakukan di lokasi rumah pemotongan hewan tertentu. Sedangkan masyarakat muslim Indonesia cenderung melakukan kurban di tanah air dan menyalurkannya ke berbagai daerah di Indonesia. (kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed