oleh

Mahasiswa Informatika UKDW Lolos Seleksi Program Bangkit

YOGYAKARTA (Simpony) – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, pada awal tahun 2020 yang lalu. Program tersebut sejalan dengan visi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Duta Wacana (FTI UKDW) Yogyakarta untuk menghasilkan generasi profesional mandiri yang bertanggung jawab dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan Teknologi Informasi.

Dalam upaya untuk mendorong kampus untuk memberlakukan program MBKM, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan beberapa perusahaan besar di Indonesia seperti Google, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka mengadakan Program Bangkit. Program ini merupakan sebuah skema pembelajaran bagi mahasiswa untuk bisa langsung terjun di lapangan dengan panduan dari mentor berbagai perusahaan yang berkompeten di bidangnya.

Tahun ini merupakan tahun kedua Program Bangkit diselenggarakan di Indonesia dan kali ini Program Bangkit menawarkan tiga track di dalamnya yaitu Machine Learning, Android Development, dan Cloud Computing.
Dalam program ini, sekitar 3000 mahasiswa yang terseleksi akan mengikuti pengalaman belajar selama kurang lebih 18 minggu yang akan dimulai pada bulan Februari 2021 dan berakhir hingga Juni 2021.

Selain mendapatkan pengalaman untuk belajar tentang teknologi, para mahasiswa yang ikut program ini juga akan mengasah kemampuan softskill mereka dan juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ujian sertifikasi dari masing-masing track yaitu Tensorflow Developer Certificate, Associate Android Developer Certification, dan Associate Cloud Engineer Certification.

Pada tahun 2021 ini, sebanyak enam mahasiswa dari Program Studi Informatika UKDW Yogyakarta berhasil diterima dalam Program Bangkit. Keenam mahasiswa tersebut adalah Jesslyn Septhia, Hezkiel Rivaldo Siregar, Ebentera Santosa, Desendo Imanuel, Nafarel Triyoga Maskuncoro, dan Stevani Dwi Utomo. Sesuai dengan konsep dari Program Bangkit bahwa mahasiswa yang menyelesaikan program ini bisa mendapatkan konversi mata kuliah maksimal 18 SKS, Prodi Informatika UKDW Yogyakarta telah memutuskan beberapa mata kuliah yang bisa dikonversikan dengan program ini dan akan mengutus beberapa dosen yang kompeten di bidangnya untuk mendampingi para mahasiswa ini.

Program Bangkit disetarakan dengan mata kuliah sebagai berikut Big Data, Jaringan Syaraf Tiruan, Supervised Learning, Pemrograman Web Lanjut, Test Engineering, Pemrograman Berbasis Komponen, dan Manajemen Kepemimpinan. Sementara itu dosen pengampu mata kuliah tersebut bertugas mendampingi mahasiswa dengan lebih optimal dalam mengikuti Program Bangkit dan juga menilai secara obyektif tentang hasil capaian para mahasiswa agar sesuai dengan CPL yang sudah ditetapkan oleh prodi. Dengan demikian diharapkan kualitas lulusan mahasiswa yang mengikuti program kampus merdeka ini dapat sesuai dengan standar mutu pendidikan di FTI UKDW.

Dalam kesempatan yang sama, Prodi Informatika dan Sistem Informasi UKDW Yogyakarta juga sedang berproses melakukan revisi kurikulum berkala untuk menyesuaikan dengan kebutuhan industri serta mengikuti arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mendukung program MBKM. (kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed