oleh

PPKM Darurat: Polisi Adakan Penyekatan di Perbatasan Jawa Tengah

SEMARANG (Simpony) – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi siap mendukung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Tengah.

“PPKM darurat kita sudah siap, artinya pemberlakuan nanti tanggal 3 Juli kita sudah koordinasi dengan pak Gubernur. Diantaranya pak Gubernur telah menerbitkan di awal terkait lockdown di tingkat RT atau RW,” ujar Luthfi, Kamis (1/7/2021) usai perayaan HUT Bhayangkara ke 75 di Mapolda Jateng.

Dia menjelaskan, dalam pemberlakuan PPKM darurat, pihaknya akan melakukan penyekatan di beberapa titik di perbatasan Provinsi Jateng.

“Polri telah menyiapkan beberapa titik simpul dari dan ke wilayah Jawa Tengah seperti Polres Brebes sudah ada pintu masuknya, Polres Rembang sudah ada, Polres Blora, Cilacap sudah ada,” katanya.

“Tugas mereka adalah untuk mempertebal PPKM, yang kedua adalah melakukan penyekatan penutupan terkait akses dan ke wilayah itu,” tambah Luthfi.

Selain melakukan penyekatan di perbatasan Jawa Tengah, pihaknya juga menaruh perhatian lebih terhadap 11 daerah di Jateng yang berstatus zona merah.

“Nanti kita tentukan zonasinya kan sudah ada, contohnya wilayah Kudus zonasinya merah sudah ada. Di Jateng ada 11 kota yamg ditargetkan. Contoh, Semarang Kota, Surakarta, Boyolali, Klaten. Ada 11 kota yang itu menjadi target PPKM yang diemban oleh fungsi Binmas,” ujarnya.

Luthfi sendiri belum menjelaskan mekanisme detail penyekatan yang akan dilakukan di sejumlah perbatasan di Jawa Tengah, termasuk sanksi apa yang akan diberikan kepada para pelanggar. (mar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed