oleh

Sebanyak 1.000 Pelaku Seni di Bantul Ikuti Vaksinasi Massal

BANTUL (Simpony) – Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meninjau pelaksanaan vaksinasi massal untuk para pelaku seni di Pasar Seni dan Wisata Gabusan, Bantul, Selasa (7/9/2021).

Sebanyak 1.000 pelaku seni di Bantul yang divaksinasi, menurut Bupati Bantul vaksinasi untuk para pelaku seni harus disegerakan. “Karena Kabupaten Bantul sudah turun PPKM Level 3 dan sebentar lagi ada kelonggaran-kelonggaran termasuk pentas-pentas seni, Insya Allah akan segera kita lakukan,” ujar Halim.

“Akan tetapi kita tunggu dulu instruksi Menteri Dalam Negeri dan instruksi Gubernur DIY, walaupun levelnya sudah menurun, kita tetap berhati-hati. Protokol kesehatan tetap dipatuhi, walaupun level sudah turun tetap wajib hukumnya,” imbuhnya.

Halim juga menghimbau agar masyarakat tetap mengutamakan masker dan divaksin.

“Kelonggaran itu akan kita berikan kepada masyarakat agar aktivitas ekonomi termasuk seni budaya ini akan cepat pulih kembali. Saya sangat bersyukur sekali hari ini dari 1.000 seniman dan budayawan mengikuti vaksinasi,” terangnya.

Terkait penurunan level, pembukaan obyek wisata pun juga harus menunggu Instruksi Menteri dan Instruksi Gubernur DIY, dan pihaknya akan segera koordinasi dan rapatkan secepatnya.

“Pandemi itu kewenangan pusat. Pandemi itu bersifat nasional, Pemda tidak mungkin membuat aturan-aturan yang bertentangan dengan peraturan di atasnya. Jadi, Alhamdulillah, Bantul sudah diturunkan ke Level 3 artinya pasti ada kelonggaran-kelonggaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengatakan, kegiatan vaksinasi massal Covid-19 untuk pelaku seni ini merupakan kerjasama Dinas Kebudayaan DIY dengan Pemkab Bantul, target vaksinasi ini 1.000 orang

“Alhamdulilah target ini sudah tercapai bahkan pendaftarnya melampaui kuota. Dari target 1.000 kemarin ada 200an pendaftar, hari ini kita vaksin dan sisanya kita komunikasikan dulu dengan Dinas Kesehatan,” terang Nugroho.

Nugroho berharap dengan adanya vaksinasi pelaku seni ini akan melindungi pelaku seni di Bantul.

“Karena pelaku seni ini merupakan aset budaya yang nantinya akan bersama-sama dengan kita untuk melaksanakan kemajuan kebudayaan di Kabupaten Bantul.bSehingga harapan kita selama pelaku seni terlindungi terhindar dari Covid-19 dan tetap bisa berkarya walaupun di masa Pandemi ini,” katanya.

Nugroho menambahkan, walau suasana Pandemi namun, pelaku seni masih bisa berkarya walaupun sangat terbatas. “Untuk saat ini kita fasilitasi mereka secara daring,” pungkasnya. (*/kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed