oleh

Sebanyak 50 UMKM Ikuti Kanal Entrepreneur Kemantren Mantrijeron

-Ekonomi-66 views

YOGYAKARTA (Simpony) – Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi meresmikan pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang digagas oleh Kanal Entrepreneur (KE) Minggu (23/1/2022) di Kemantren Mantrijeron, Yogyakarta. Acara ini diikuti oleh 50 UMKM se Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yakni dari perwakilan Bantul, Sleman dan Yogyakarta.

Ketua Panitia Kanal Entrepreneur Apriono mengungkapkan, acara ini merupakan rangkaian kegiatan dari KE yang menggandeng para pelaku UMKM agar mereka lebih maju dan sukses dalam berjualan.

“KE ini sebagai jembatan dari kedinasan terhadap UMKM agar kedepannya lebih maju dengan mensosialisasikan dan mengedukasi mereka agar produknya tetap terjaga dan laris manis,” ujar Apriyono.

Kanal Entrepreneur merupakan wadah jaringan UMKM berbasis digital yang didirikan sejak tanggal 22 Desember 2021. Harapannya KE sebagai organisasi yang menjualkan produk secara online, namun tetap melakukan perkenalan produk melalui offline dengan menyelenggarakan bazar seperti yang dilakukan ini.

“Kita kumpulkan para pelaku UMKM, lalu kita bisa agar memenuhi standar kemasan yang legalitas, dan membantu mereka dalam penjualan secara online dan offline,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, mengajak para UMKM bisa bekerjasama untuk saling mempromosikan dan menjual barang dagangan teman-teman UMKM agar terjalin kolaborasi dan saling menguntungkan untuk perkembangan UMKM kedepannya.

“Mari saling membantu mempromosikan dan menjualkan barang dagangan temannya agar perkembangan UMKM makin laris dan sukses dengan di bantu para komunitas seperti KE ini,” tuturnya.

Heroe juga berharap adanya best praktis dalam mempresentasikan seluruh UMKM agar cepat peningkatan penjualannya. “Kalau dilakukan terus akan ada peningkatannya. Terutama dalam menerapkan pola mengolah, berjualan dan transaksi harus diseimbangkan. Kalau perlu dipilah-pilah agar fokus sesuai dengan job desknya,” terangnya.

Heroe mengatakan, layanan masyarakat tidak lagi memilih-milih apa saja yang mereka cari dalam memberikan layanan yang cepat. “Saat ini yang diperlukan dalam suatu produk adalah bagaimana cara untuk mempertahankan suatu kualitas produk. Semoga dengan kerjasama bersama KE ini akan membuat jejaring bertingkat pada UMKM ke depannya,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed