oleh

Tinjau Vaksinasi di DIY, Presiden Ingatkan Disiplin Prokes

-Nasional-69 views

BANTUL (Simpony) – Presiden RI Joko Widodo menegaskan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan vaksinasi adalah cara terbaik dalam melindungi diri dari penyebaran Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat mengawali kegiatan kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan meninjau kegiatan vaksinasi yang digelar di Jogja Expo Center, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Jumat (10/09/2021).

“Cara yang terbaik yakni melindungi diri dengan vaksinasi dan juga melaksanakan protokol kesehatan secara ketat,” tutur Presiden dalam keterangannya usai peninjauan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 8 ribu peserta dari berbagai kalangan masyarakat menerima suntikan vaksin AstraZeneca. Mulai dari penyandang disabilitas, para abdi dalem, lansia, pengemudi ojek daring, hingga masyarakat umum. Presiden Jokowi pun berharap vaksinasi tersebut dapat memberikan perlindungan mereka dalam beraktivitas sehari-hari.

“Kita harapkan dengan vaksinasi ini bisa memberikan perlindungan, bisa memberikan proteksi yang maksimal kepada masyarakat sehingga kita semuanya bisa beraktivitas seperti biasa,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi menyebut bahwa percepatan dan perluasan vaksinasi penting dilakukan, sehingga target masyarakat yang telah menerima vaksinasi lebih 70 persen pada akhir tahun 2021 mendatang dapat tercapai dan Indonesia segera mencapai kekebalan komunal.

Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan program vaksinasi Covid-19 sebagai bentuk upaya pencegahan dari virus corona yang tidak mungkin hilang secara total.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang sudah antusias untuk vaksinasi. Ini akan memberikan proteksi, memberikan perlindungan kepada kita semuanya karena Covid, karena virus Corona ini, tidak mungkin hilang secara total,” ucapnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peninjauan kali ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed