oleh

Warga Meninggal Dunia Positif Covid-19 Tidak Bisa Dimakamkan Terkendala Biaya, Ini Kata Forpi Yogyakarta

-Daerah-250 views

YOGYAKARTA (Simpony) – Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta menanggapi terkait adanya seorang warga yang meninggal dunia karena positif covid-19 di RS Jogja dan pihak keluarga tidak bisa memakamkan jenazahnya karena terkendala biaya bedah bumi atau biaya pemakaman, sehingga jenazah tertahan di rumah sakit selama 3 hari.

“Semalam saya sudah komunikasi dengan pihak Dinas Sosial Kota Yogyakarta. Memang secara aturan yang mendapatkan bantuan adalah orang yang terlantar, minimal tidak memiliki KTP,” jelas Baharuddin Kamba, Anggota Forpi Kota Yogyakarta, Jumat (23/7/2021).

Namun, Kamba menilai, secara kemanusiaan seharusnya pengurus kampung RT/RW setempat untuk sementara waktu, saat itu dapat mengumpulkan dana swadaya, sehingga berapapun jumlah yang didapat bisa untuk membiayai rumah sakit agar jenazah bisa dibawa pulang atau segera dimakamkan.

“Pihak keluarga aktif memberitahukannya kepada pengurus RT/RW setempat terkait kondisi almarhum. Hal ini penting agar pengurus kampung setempat dapat mengambil solusi bersama atas persoalan yang dialami warganya,” ujarnya.

Kamba berharap kedepan, ada kelonggaran kebijakan bagi pasien Covid-19 yang benar-benar secara riil tidak mampu secara ekonomi. “Dan pihak keluarga almarhum segera mengurus administrasi yang diperlukan dengan catatan almarhum sudah dimakamkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Forpi Kota Yogyakarta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Lurah setempat. “Hal ini dapat dicontoh Lurah yang lainnya,” kata Kamba.

Kamba juga menyebutkan, kasus ini seharusnya menjadi pelajaran bersama termasuk pihak rumah sakit, bagaimana mendahulukan pengurusan jenazah daripada administrasi termasuk biaya. “Karena mengesegerakan memakamkan jenazah merupakan kewajiban,” tuturnya. (kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed