oleh

Jelang Kompetisi Sepak Bola BRI Liga 1 dan Liga 2 Tahun 2022, Polda DIY Jaga Kondusifitas Wilayah

-Olahraga-135 views

YOGYAKARTA (Simpony) – Jelang bergulirnya Kompetisi Sepakbola BRI Liga 1 dan Liga 2 Indonesia Tahun 2022, Polda DIY merangkul manajemen klub, panitia penyelenggara hingga suporter bola yang bermarkas di DIY.

Pendukung dua kesebelasan, panitia pelaksana hingga manajer klub sepakat menjaga kondusifitas wilayah DIY.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pernyataan sikap dari kedua manajer klub hingga perwakilan suporter yang hadir.

Wakapolda DIY, Brigjen Pol R Slamet Santoso mengatakan, pernyataan sikap tersebut perlu sinergitas semua pihak. “Dan terbentuk komitmen bersama dalam mengamankan jalannya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang kondusif,” kata Slamet, Kamis 21 Juli 2022.

Slamet berharap, kompetisi yang berjalan di Yogyakarta mendatang tersebut dapat dikelola dengan baik oleh semua pihak. “Baik para manajer klub, panitia penyeleggara, hingga para suporter,” ujarnya.

Sehingga, situasi kamtibmas berjalan dengan aman lancar. “Dan masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, Yogyakarta bisa menjadi percontohan oleh daerah lain dengan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif dalam penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 serta semua event yang diselenggarakan di wilayah Yogyakarta.

Dalam kesepakatan tersebut, Wendy Umar selaku perwakilan dari manajer klub, panpel dan suporter membacakan isi kesepakatan.

Manajer klub, panitia pelaksana dan ketua suporter akan menjunjung tinggi sportifitas olahraga sepak bola BRI Liga 1 dan Liga 2 di wilayah Yogyakarta.

Serta akan selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan demi kelancaran pertandingan.

Sementara itu, pernyataan sikap suporter sepakbola: Slemania, Brigata Curva Sud, Brajamusti dan Mataram Independen (Maident), menyatakan selalu menaati peraturan lalu lintas.

Tidak akan melakukan hal-hal yang mengganggu jalannya pertandingan, turut serja menjaga keamanan dan ketertiban.

Manajer klub, panpel, dan ketua kelompok suporter bertanggungjawab atas perilaku pemain, official, personal dan penonton dalam setiap pertandingan kandang maupun tandang serta menaati aturan PSSI terkait pertandingan yang dapat dihadiri penonton dengan kapasitas level PPKM di wilayah Yogyakarta dan sudah vaksin 2 kali dan atau booster serta menaati protokol kesehatan.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto menyampaikan, dalam menjaga kondusifitas wilayah DIY, maka perlu sinergitas. “Baik petugas pengamanan, penyelenggara dan suporter,” terangnya.

Mengingat suporter bola di Yogyakarta cukup banyak sehingga diperlukan langkah-langkah untuk meminimalisir gesekan. (fan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed